Tumbuh dewasa di lingkungan yang penuh gejolak di Detroit, Michigan (AS), Dr. Rosenberg mengembangkan minat yang mendalam pada bentuk-bentuk komunikasi baru yang akan memberikan alternatif damai terhadap kekerasan yang ia alami. Minatnya tersebut membawanya meraih gelar doktor dalam psikologi klinis dari Universitas Wisconsin pada tahun 1961, di mana ia belajar di bawah bimbingan Carl Rogers.
Pengalaman hidupnya selanjutnya dan studinya tentang perbandingan agama memotivasinya untuk mengembangkan proses Komunikasi Tanpa Kekerasan. Marshall mulai mengembangkan apa yang kemudian dikenal sebagai Komunikasi Tanpa Kekerasan dalam proyek integrasi sekolah yang didanai pemerintah federal untuk menyediakan pelatihan keterampilan mediasi dan komunikasi selama tahun 1960-an. Ia mendirikan Pusat Komunikasi Tanpa Kekerasan pada tahun 1984 untuk berkontribusi pada penyebaran karyanya di seluruh dunia.
Salah satu hal yang membuat Marshall unik adalah kemampuannya yang luar biasa dalam memerankan interaksi dengan penonton. Baik itu pertengkaran antara suami istri yang berselisih, atau desa-desa yang bertikai, dialog antara korban dan pelaku, atau mencontohkan interaksi antara konselor dan pasiennya, permainan peran ini menawarkan pengalaman yang unik, mengharukan, dan kuat bagi semua yang mendengarnya.
Dr. Rosenberg adalah penerima Penghargaan Jembatan Perdamaian dari Global Village Foundation tahun 2006, dan Penghargaan Terang Tuhan dari Asosiasi Gereja-Gereja Persatuan Internasional tahun 2006. Dengan gitar dan boneka di tangan, sejarah perjalanannya ke beberapa sudut dunia yang paling penuh kekerasan, dan energi spiritual yang memenuhi ruangan, Rosenberg adalah seorang pemimpin revolusioner yang warisannya akan terus berlanjut jauh setelah kematiannya.