
Sonja Nowakowski
Pelatih Bersertifikat sejak 2016
Berbicara bahasa Inggris, Belanda, Jerman
Current Country: Germany

Pada tahun 2009 saya membaca buku Marshall B. Rosenbergdan sangat tersentuh, bersemangat, penuh harapan, dan sangat ingin mempelajari jenis komunikasi ini. Dalam situasi konflik, saya sering merasa frustrasi dan tidak berdaya untuk menyelesaikan masalah sesuai keinginan saya.
Saya ingin mempelajari alat-alat dan menginternalisasi sikap empati dasar agar mampu menghadapi konflik dan orang lain dengan cara yang berbeda. Kursus pengantar NVC, kelompok latihan, kursus tahunan, dan seminar mendalam menyibukkan saya secara intensif di tahun-tahun berikutnya. Bukan hanya cara berpikir saya yang berubah, tetapi saya juga merenungkan dan mengubah keyakinan serta pola perilaku saya yang membuat saya mundur dalam situasi konflik daripada mencari diskusi. Mengucapkan kata-kata yang ingin saya katakan, tanpa tuduhan, tanpa evaluasi dan penilaian, membuka ruang baru bagi saya dan menciptakan kualitas hubungan yang baru dan menghubungkan dengan orang-orang di sekitar saya.
Selama masa pembelajaran ini, keinginan saya untuk mengajar komunikasi tanpa kekerasan sebagai seorang pelatih dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama menjadi jelas sejak awal. Jadi saya membantu para pelatih NVC yang berpengalaman, mulai menawarkan kursus saya sendiri, dan menemukan mitra kerja sama serta peserta yang tertarik. Membuat orang bersemangat tentang NVC selalu memotivasi saya. Sejak 2017 saya telah bekerja secara independen sebagai pelatih bersertifikat untuk komunikasi tanpa kekerasan (CNVC).
Menyadari bahwa kebutuhan mendorong tindakan kita dan bahwa saya dapat bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan saya sendiri merupakan hal yang sangat penting bagi saya. Kehidupan sehari-hari, baik secara profesional maupun pribadi, selalu menawarkan kesempatan untuk belajar. Empati diri membantu saya di sini, karena berfungsi sebagai kunci untuk mengenali kebutuhan saya sendiri dan mengembangkan empati terhadap orang lain.
Sikap dasar saya ditandai dengan rasa hormat dan empati terhadap peserta dan klien. Saya sangat percaya pada kekuatan dan tanggung jawab pribadi setiap individu dan bekerja dengan sepenuh hati dan humor. Apresiasi dan kesadaran adalah persyaratan penting bagi saya saat bekerja dengan orang lain.
2009 las ich das Buch von Marshall B. Rosenberg und war tief berührt, begeistert, hoffnungsvoll und wünschte mir von Herzen, diese Art der Kommunikation zu erlernen. In Konfliktsituationen, war ich oft frustriert und hilflos, die Dinge so zu klären, wie ich es eigentlich gewollt hätte.
Ich wollte das Handwerkszeug lernen und die empathische Grundhaltung verinnerlichen, um mit Konflikten und mit Menschen anders umgehen zu können. GFK-Einführungskurse, Übungsgruppen, Jahreskurse und Vertiefungsseminare beschäftigen mich intensiv in den folgenden Jahren. Nicht nur meine Art des Denkens änderte sich, sondern ich reflektierte und veränderte meine Glaubenssätze und Verhaltensmuster, die mich in Konfliktsituationen eher den Rückzug antreten ließen, als die Aussprache zu suchen. Die Worte aussprechen, die ich sagen möchte, ohne Vorwürfe, ohne Bewertungen und Urteile, eröffnete mir neue Räume und schaffte eine neue verbindende Beziehungsqualität mit den Menschen in meinem Umfeld.
In dieser Zeit des Lernens zeigte sich früh mein Wunsch, die Gewaltfreie Kommunikation als Trainerin zu vermitteln und auch andere Menschen dafür zu begeistern. So assistierte ich bei erfahrenen GFK-TrainerInnen, begann eigene Kurse anzubieten und fand Kooperationspartner und interessierte Teilnehmende. Menschen, für die GFK zu begeistern, motiviert mich immer wieder aufs Neue. Seit 2017 arbeite ich selbständig als zertifizierte Trainerin für Gewaltfreie Kommunikation (CNVC).
Zu erkennen, dass Bedürfnisse der Motor unserer Handlungen sind und ich eigenverantwortlich für die Erfüllung meiner Bedürfnisse sorgen kann, war bahnbrechend für mich. Der Alltag, beruflich wie privat, bietet immer wieder Möglichkeiten zu lernen. Dabei hilft mir die Selbstempathie, die als Schlüssel dafür dient, eigene Bedürfnisse zu erkennen und Empathie für andere zu entwickeln.
Meine Grundhaltung ist von Respekt und Empathie gegenüber den Teilnehmenden und Klienten geprägt. Ich habe großes Vertrauen in die Stärke und Eigenverantwortung jedes Einzelnen und arbeite mit Herz und Humor. Wertschätzung und Achtsamkeit sind für mich in der Arbeit mit Menschen wesentliche Voraussetzungen.
Bagikan halaman ini:
Layanan OpenStreetMap diperlukan
untuk memuat peta ini.
Layanan OpenStreetMap diperlukan
untuk memuat peta ini.
Kami menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs web kami.