Saya senang bertemu orang-orang dalam perjalanan batin mereka, di mana pun mereka berada, dan apa pun kesulitan yang mereka hadapi. Di Italia, tempat saya tinggal, saya memfasilitasi kelompok NVC dengan kursus yang saya sebut "The Walk" (Perjalanan), tepatnya karena saya menyukai gagasan untuk menemani mereka melalui sebuah perjalanan, sebagian dari jalan. Dalam sesi individual, terkadang saya menggabungkan pengetahuan dari metode lain yang saya praktikkan, seperti Focusing (metode psikoterapi yang menggabungkan sensasi tubuh, imajinasi, dan emosi), Human Design, dan meditasi aktif.
Saya juga senang melakukan sesi, baik secara individual maupun berkelompok, di gunung terdekat, di mana saya memiliki tempat khusus di hutan dekat sungai. Saya merasa sesi-sesi ini sangat ampuh, menarik, dan mendukung sekaligus, dan saya terinspirasi untuk lebih banyak bekerja di alam di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, karena saya memiliki 2 putri remaja, saya bertemu banyak remaja dan memiliki kesempatan untuk membawa NVC ke sekolah-sekolah. Saya percaya ada kebutuhan besar akan NVC dalam sistem pendidikan itu sendiri dan bahkan lebih besar lagi di kalangan remaja; saya bertemu banyak kebingungan, kecemasan, dan remaja yang merasa sendirian, tersesat, dan banyak yang berada dalam situasi genting. Setelah melewati pandemi, dan seiring dengan kemajuan media sosial dan dunia digital, hal itu berdampak buruk pada sistem saraf, harga diri, komunikasi, dan kemampuan bersosialisasi remaja. Pendekatan empatik merupakan alat penting untuk membantu mereka terhubung kembali dengan diri sendiri dan orang lain, serta meningkatkan kesadaran akan masalah yang mereka hadapi.
Saya sedang mengembangkan metode yang ringan namun mendalam sehingga dapat melibatkan siswa, membantu mereka meningkatkan kesadaran diri, dan memperoleh keterampilan sosial dan interpersonal. Saya ingin berkolaborasi dengan pelatih lain dalam tugas besar dan penting ini.
Dalam setahun terakhir, saya telah menawarkan lokakarya gratis untuk guru dan orang tua yang berurusan dengan remaja yang mengalami serangan panik. Kami membahas alasan terjadinya kondisi ini dan saya memberikan alat praktis untuk tetap hadir dan mampu menghadapi momen-momen akut tersebut. Saya mengakhiri setiap pertemuan dengan rasa kontribusi, koneksi, dan kebersamaan. Saya ingin bepergian dengan NVC (Komunikasi Tanpa Kekerasan), bertemu dengan berbagai pelatih dan metode yang berbeda, terus belajar dan berkembang dengan kunci yang saya rasa sangat cocok dengan saya...