Myriam Verzat lahir di Prancis, tempat ia pertama kali belajar tentang Komunikasi Tanpa Kekerasan (NVC) melalui ayahnya, yang membawa Marshall Rosenbergbuku Nonviolent Communication: A Language of Life, saat liburan keluarga. Pada saat itu, Myriam dan ketiga saudara kandungnya yang remaja sama sekali tidak terkesan dengan empat langkah mekanis model NVC yang coba digunakan ayah mereka. Tetapi setelah reaksi pemberontakan pertama terhadap kebiasaan komunikasi ayahnya yang tiba-tiba aneh, ia memutuskan untuk membaca buku itu untuk mencari tahu apakah ada sesuatu yang berharga dalam pendekatan tersebut. Di dalamnya, ia menemukan beberapa kearifan yang kuat yang perlahan mulai ia terapkan dalam hidupnya sebagai orang dewasa yang sedang tumbuh.
Salah satu hal yang paling mencolok adalah gagasan bahwa di balik setiap tindakan, kata, atau gerakan yang kita lakukan, terdapat kebutuhan indah yang ingin dilihat dan diakui.
Secara perlahan, keluarga intinya mulai menerapkan NVC sebagai bentuk komunikasi dan hal itu menjadi sumber pembelajaran yang ampuh tentang cara mengatasi konflik dengan orang-orang yang paling ia sayangi.
Ada juga sisi artistik yang berkembang dalam dirinya, yang perlahan-lahan mengambil lebih banyak ruang dalam hidupnya. Myriam tidak ingat kapan dia mulai menari dan berakting. Mungkin sejak dalam kandungan. Dan dia tidak pernah berhenti. Ketika dia tiba di Montreal untuk magang terakhirnya di bidang komunikasi sains (karier pertamanya), dia menjadi terpesona oleh berbagai teknik improvisasi yang melibatkan tubuh dan mencoba sebanyak mungkin: improvisasi tari, teater improvisasi, teater fisik, teater aksi, improvisasi kontak, improvisasi vokal, teater playback, pantomim, badut, menari di alam. Dia mengembangkan praktik artistiknya sendiri yang berlandaskan improvisasi, koneksi, dan permainan yang dapat Anda temukan di sini.
Setelah bertahun-tahun berkecimpung di bidang komunikasi sains dan proyek-proyek artistik, ia kembali terhubung dengan minat awalnya pada NVC (Komunikasi Tanpa Kekerasan) dan menemukan betapa pentingnya komunikasi interpersonal dan kualitas hubungan bagi keberhasilan setiap proyek kemanusiaan, mulai dari membangun keluarga hingga memimpin pekerjaan organisasi besar. Ia ingin membuat perbedaan nyata dan mendukung individu serta kelompok untuk mewujudkan impian mereka dan membangun masyarakat yang lebih welas asih dan berkelanjutan.
Dia memutuskan untuk mengikuti pelatihan formal dan menempuh perjalanan sertifikasi Center for Nonviolent Communication (CNVC) di Montreal dan kemudian di British Columbia. Dia menjadi Pelatih Bersertifikat, semakin yakin bahwa menggabungkan NVC dengan ekspresi tubuh adalah persis apa yang perlu dia tawarkan kepada dunia — yang terbaik dari bakat dan hasratnya.
Dan kini, ia mewujudkan mimpinya untuk menggabungkan tiga hasratnya: hubungan dengan alam, ekspresi artistik, dan Komunikasi Tanpa Kekerasan, melalui pertunjukan, fasilitasi, pelatihan, dan lokakarya untuk individu dan organisasi.
Saat ini, Myriam terutama bekerja dengan berbagai organisasi untuk mendukung mereka dalam menghadirkan kepemimpinan yang lebih empatik, mengatasi ketegangan secara lebih efektif, dan merangkul konflik sebagai sumber pertumbuhan dan pembelajaran. Myriam juga mendukung sekolah (terutama orang tua dan guru), individu, dan pasangan dalam menjalani kehidupan dengan prinsip NVC (Nonviolent Communication/Komunikasi Tanpa Kekerasan).
Myriam mengidentifikasi dirinya sebagai fasilitator kreatif — ia senang mengajak peserta untuk menemukan dan mewujudkan prinsip-prinsip NVC melalui ekspresi artistik seperti menggambar, berakting, dan menari, sambil merangkul kemauan, kemampuan, dan batasan pembelajaran setiap individu.