Saya membayangkan sejumlah besar orang di seluruh dunia merespons konflik yang mereka hadapi dengan rasa keterhubungan, menciptakan dunia yang sehat, berkelanjutan, dan kolaboratif dengan semua kehidupan di planet ini.”
John Kinyon tahu bahwa konflik bisa sangat menakutkan—begitu menakutkan sehingga seringkali kita menanganinya secara tidak konstruktif, atau kita menghindarinya sama sekali. Tetapi John melihat konflik sebagai sebuah peluang. Melalui Komunikasi Tanpa Kekerasan, ia telah mendedikasikan hidup dan kariernya untuk memajukan hubungan dan kerja sama antarmanusia di seluruh dunia melalui komunikasi empatik.
PELATIHAN MYL
Program Pelatihan Daring:
Retret Tatap Muka:
Silakan juga periksa sumber daya berikut dari John:
Setelah menghabiskan sebagian besar hidupnya di wilayah Teluk San Francisco, Amerika Serikat, John mengambil jeda selama 5 tahun dari kehidupan di pesisir untuk mengejar gelar doktor dalam psikologi klinis di Universitas Penn State. Di sana, ia mendalami karya psikolog humanistik Carl Rogers. “Saya sangat menyukai pendekatan Rogers terhadap hubungan dan apa yang menciptakan hubungan yang menyembuhkan, sehat, dan penuh pertumbuhan,” John merenungkan. Mempelajari karya Mahatma Gandhi dan Martin Luther King Jr., ia juga merasa tertarik pada non-kekerasan sebagai pendekatan untuk perubahan sosial. “Saya merasa itu adalah cara yang sangat menyentuh dan ampuh untuk menanggapi kekerasan dan konflik, dan untuk mencoba menciptakan perubahan.”
Menemukan Komunikasi Tanpa Kekerasan
Setelah menyelesaikan studi pascasarjananya, ia kembali ke wilayah Bay Area, di mana ia berjuang untuk menemukan jalan yang menghubungkan pekerjaan dengan hubungan dan antikekerasan. “Kedua hal ini benar-benar sangat saya sukai, dan saya tidak tahu bagaimana saya akan menggabungkannya.”
Kemudian, saat menghadiri konferensi mediasi, hidup Johnberubah. “Seorang pria berdiri dan mulai berbicara,” kenangnya sambil tersenyum. “Dan dia membawa boneka dan menggambar diagram kepala yang terhubung ke jantung orang lain, dan saya seperti... saya mengalami momen seperti awan terbelah. Waktu berhenti.”
Pria itu adalah pendiri NVC, Marshall Rosenberg.
Mengatasi Konflik melalui Komunikasi Tanpa Kekerasan
John mengakui bahwa ia tumbuh besar dengan menghindari konflik, mengambil peran sebagai "orang baik, orang yang selalu menyenangkan orang lain." Tetapi ketika menikah, ia segera memahami bahwa ia harus menemukan cara untuk mengatasi konflik jika ingin pernikahannya bertahan dan berkembang. Melalui pekerjaannya dengan Marshall Rosenberg dan NVC (Komunikasi Tanpa Kekerasan), ia menemukan cara untuk memahami "cara kita berkomunikasi yang memicu bagian otak yang berhubungan dengan kekerasan, perkelahian, dan pelarian, serta semua trauma yang kita bawa, dan semua tempat tersulit yang dapat kita kunjungi sebagai manusia, baik dengan diri kita sendiri maupun dengan orang lain." John telah menemukan cara untuk menggabungkan hasratnya terhadap komunikasi empatik dan tanpa kekerasan. Ia "langsung terjun, menyelami pekerjaan itu." Hasilnya adalah sebuah transformasi.
Sebagai Mediator
John bekerja erat di bawah bimbingan Marshall Rosenbergselama lebih dari satu dekade. Dengan bantuan bimbingan mentornya, John ikut mendirikan organisasi NVC Bay Area, BayNVC, dan ikut menciptakan program pelatihan dan perusahaan Mediate Your Life (MYL), yang berakar pada prinsip NVC. Selama lebih dari dua puluh tahun, John telah mengembangkan dan memberikan pelatihan MYL di seluruh AS dan di berbagai negara di dunia, termasuk Eropa, Asia, dan Australia. Ia memfasilitasi komunitas daring global dan menawarkan lokakarya, kursus, dan program pelatihan daring dan tatap muka secara internasional.
Pendekatan Johnmenyediakan "peta" percakapan untuk menavigasi tantangan dan konflik, internal maupun eksternal, dalam semua aspek kehidupan. Ia bekerja dengan individu dan organisasi sebagai pelatih, pembimbing, dan mediator, serta sebagai penulis dan pembicara. Baru-baru ini, ia menjalin kolaborasi dengan organisasi nirlaba baru, Harmonic Mediation Society. Selain pekerjaannya dengan individu dan masyarakat, ia juga bersemangat untuk membantu organisasi menavigasi percakapan yang sulit.
Perjalanan Spiritual
Spiritualitas juga merupakan bagian yang sangat penting dalam perjalanan hidup John. Setelah membuka diri terhadap pengalaman spiritual yang mendalam saat masih mahasiswa di Universitas San Francisco, ia kemudian menjelajahi dan mempelajari banyak tradisi spiritual dan mistik, guru, dan praktik meditasi terkemuka di dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah terlibat lebih dalam dan penuh semangat dalam eksplorasi kesadaran dan praktik kesadaran penuh non-dual dan dual, serta bagaimana hal ini mengintegrasikan spiritualitas dengan sains dan perubahan sosial.
John tetap bahagia menikah dengan istrinya, Schena, dan mereka telah membesarkan ketiga anak mereka bersama. Kunjungi Johnsitus web John mempelajari lebih lanjut tentang dirinya.
“Konflik itu membara. Sangat intens. Menyakitkan. Memicu setiap luka, sakit, dan trauma. Ini memang pekerjaan yang sulit. Namun, jika kita tahu, jika kita memiliki keterampilan NVC (Komunikasi Tanpa Kekerasan), jika kita memiliki peta untuk menavigasi konflik dan struktur yang mendukungnya, kita dapat mengubah timah menjadi emas. Kita dapat menemukan emas, permata, dan harta karun yang ada di sisi lain petualangan konflik.”
"Bagi saya, saya memandang konflik – atau memandangnya kembali – sebagai sebuah perjalanan yang merupakan bagian dari kehidupan, bagaimana kita menghadapi kesulitan, tantangan, dan rintangan."
Program Pelatihan Daring:
Retret Tatap Muka:
Silakan juga periksa sumber daya berikut dari John: