Dengan rasa ingin tahu dan takjub yang mendalam, Charan mengeksplorasi keterkaitan antara alam, tubuh, dan pikiran.
Melalui yoga, somatik, dan kebersihan alami, Charan terus mengeksplorasi dan mengungkap potensi besar vitalitas dan kesadaran manusia, dan juga membimbing orang lain dalam perjalanan ini.
Ia berpendapat bahwa sebagian besar penderitaan manusia bermula dari konflik batin, yang seringkali meluas ke luar sebagai konflik dengan lingkungan dan orang lain. Dengan memberikan perhatian penuh pada ketegangan batin ini, dan melalui praktik-praktik seperti Komunikasi Tanpa Kekerasan (KND), Charan mendukung pemahaman, penerimaan, dan ekspresi diri yang autentik — dengan lembut menerangi ketakutan yang seringkali membatasi keberadaan kita.
Di masa lalu, ia telah menjadi seniman dan kurator, yang menyelenggarakan perjalanan, retret, dan residensi di seluruh Asia Tenggara dan Afrika, serta berkolaborasi dengan beragam seniman untuk mengeksplorasi perjuangan manusia bersama yang dialami lintas budaya — menggunakan seni sebagai media untuk dialog, refleksi, dan ekspresi.