Latihan ini mengajak kita untuk kembali dengan lembut ke tubuh dan momen saat ini, terutama di saat-saat kita merasa teraktifkan, terputus dari diri sendiri, atau diliputi emosi.
Dengan memperhatikan sensasi secara saksama dan penuh rasa ingin tahu, kita mulai memperlambat reaksi otomatis dan mendengarkan lebih dalam apa yang terjadi di dalam diri kita. Seringkali, tubuh merasakan sesuatu sebelum pikiran dapat menyebutkannya.
Dalam konteks Komunikasi Tanpa Kekerasan, kesadaran ini dapat mendukung hubungan yang lebih jujur dengan diri kita sendiri. Hal ini dapat membantu kita mengenali apa yang kita rasakan, apa yang penting bagi kita, dan apa yang mungkin kita dambakan di balik reaksi kita. Dari situ, seringkali menjadi lebih mudah untuk mendengarkan dengan empati, berbicara dengan jujur, dan tetap hadir dalam percakapan yang penting.
MENGAPA PRAKTIK INI PENTING
Ketika kita merasa lebih tenang dan terhubung dengan diri sendiri, seringkali ada lebih banyak ruang di dalam diri kita. Lebih banyak ruang untuk memperhatikan. Lebih banyak ruang untuk memilih. Lebih banyak ruang untuk merespons dengan penuh perhatian, alih-alih langsung bersikap defensif, menyalahkan, atau menarik diri. Kembali terhubung dengan tubuh dapat menjadi jangkar yang tenang di saat-saat tegang, ketidakpastian, atau intensitas emosional.
DALAM NVC & DIALOG PENUH KASIH SAYANG
Latihan ini dapat membantu sebelum atau selama percakapan sulit, ketika emosi kuat muncul, atau kapan pun Anda ingin terhubung kembali dengan diri sendiri. Ini dapat membantu Anda:
• Tetap terhubung dengan momen saat ini
• Perhatikan perasaan dan kebutuhan dengan lebih jelas
• Dengarkan dengan lebih berempati
• Berbicara dengan jujur dan penuh perhatian
• Tetap terhubung bahkan dalam ketidaknyamanan
Semakin dalam kita mampu menemani diri sendiri, semakin besar kemungkinan kita dapat bertemu orang lain dengan penuh belas kasih.