Apa yang Diinginkan Residen dari Pembimbing?
Sebuah Studi tentang Umpan Balik yang Dihasilkan oleh Dokter Residen Kedokteran Keluarga
Konteks: Para pembimbing membutuhkan umpan balik otentik dari residen untuk terus meningkatkan keterampilan mengajar mereka. Alat evaluasi yang ada meminta residen untuk menilai pembimbing menggunakan kriteria yang telah ditentukan. Namun, instrumen ini tidak memberikan panduan kepada pembimbing tentang perilaku spesifik yang harus mereka ubah atau pertahankan untuk memenuhi kebutuhan praktik dan pembelajaran residen.
Tujuan: Mengidentifikasi praktik terbaik pembimbingan dari perspektif residen dengan menganalisis umpan balik yang mereka berikan kepada pembimbing.
Desain dan Analisis Studi: Kami melakukan analisis tematik kualitatif pada umpan balik yang dikumpulkan selama sesi umpan balik pembimbing dengan residen. Menggunakan pendekatan "Komunikasi Tanpa Kekerasan" (NVC), kami mengubah umpan balik murni dari residen, yang beberapa di antaranya dapat membahayakan secara psikologis, menjadi pernyataan yang diakhiri dengan "permintaan" daripada penilaian atau evaluasi. Setiap permintaan dikodekan dan dikaitkan dengan tema pengajaran. Dalam setiap tema, permintaan individu digabungkan, oleh pengkode yang bekerja berpasangan, menjadi pernyataan yang mencerminkan maksud dari permintaan individu tersebut. Pernyataan-pernyataan ini ditinjau dan direvisi melalui diskusi dan kemudian didistribusikan kepada semua residen untuk dikoreksi dan ditambahkan.
Latar Belakang atau Kumpulan Data: Sebuah program residensi kedokteran keluarga tunggal yang menggunakan 188 permintaan yang dihasilkan selama 32 sesi pengumpulan umpan balik.
Populasi yang diteliti: Dokter yang membimbing residen kedokteran keluarga di lingkungan rawat jalan.
Intervensi/Instrumen: Umpan balik diformat menggunakan 4 aspek NVC: "Ketika Anda [suatu perilaku], Kami merasa [perasaan jujur]. Kami membutuhkan [kebutuhan yang tidak terpenuhi]. Mohon [permintaan untuk suatu perilaku]." Semua perilaku dijelaskan dalam istilah positif ("Mohon lakukan X"). Permintaan perilaku ini berfungsi sebagai dasar untuk mengidentifikasi praktik terbaik.
Ukuran Hasil: Pernyataan praktik terbaik berdasarkan umpan balik yang diberikan kepada pembimbing oleh peserta program residensi.
Hasil: Kami mengembangkan 26 pernyataan praktik terbaik, mengorganisirnya agar selaras dengan berbagai bagian dari pertemuan pembimbingan: Menciptakan iklim pembelajaran; Sebelum sesi perawatan pasien; Selama pembimbingan; dan, sesi diskusi pasca-sesi.
Kesimpulan: Membimbing residen di klinik rawat jalan membutuhkan panduan yang bernuansa dan disengaja mengenai