Menuju kerangka kerja multifaktorial mengenai viktimisasi kaum Roma
Diskriminasi, situasi berisiko, dan penerimaan kekerasan sebagai korelasi dari penyerangan fisik dan pelecehan
Populasi Roma di Eropa menghadapi kekerasan dan diskriminasi, tetapi penyebab viktimisasi mereka belum dipahami dengan baik. Studi ini menggunakan kerangka kerja multi-teoretis untuk menganalisis data dari sampel representatif yang terdiri dari 2.913 orang Roma yang disurvei dalam Survei Minoritas dan Diskriminasi Uni Eropa II. Hasilnya menunjukkan bahwa penghentian oleh polisi yang dianggap bermotivasi etnis, paparan terhadap situasi berisiko, dan penerimaan kekerasan ketika dihina memprediksi viktimisasi fisik dan pelecehan.
Untuk mengurangi viktimisasi, rekomendasinya meliputi peningkatan kesadaran petugas kepolisian, patroli kepolisian yang beragam, langkah-langkah pengurangan kejahatan di lingkungan sekitar, dan pendidikan tentang Komunikasi Tanpa Kekerasan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bentuk-bentuk viktimisasi lain di kalangan masyarakat Roma. Studi ini menyoroti manfaat pengujian berbagai faktor risiko dari berbagai teori kriminologi untuk mengatasi viktimisasi minoritas etnis Roma.