Langsung ke konten utama

Peran Komunikasi Tanpa Kekerasan dalam mengatasi masalah kekuasaan

Bagaimana praktik Komunikasi Tanpa Kekerasan memengaruhi ekspresi kekuasaan dalam hubungan kerja - beberapa contoh di Vietnam

Tesis Master oleh Nguyen Truong Bao Khuyen. dalam bahasa Inggris (2019)
Departemen Pembangunan Internasional di Universitas Maynooth, Irlandia

Studi ini membahas besaran dan dampak Komunikasi Tanpa Kekerasan (NVC) dalam ekspresi kekuasaan dalam hubungan kerja. Studi ini menggunakan metode survei, diskusi kelompok, dan wawancara mendalam dengan dua puluh praktisi dari masyarakat sipil dan berbagai sektor bisnis di Vietnam.

Para peserta melaporkan peningkatan welas asih diri, empati, komunikasi, dan kolaborasi dengan orang lain setelah memulai praktik NVC. Dalam hal ekspresi kekuasaan, komunikasi yang lebih sedikit menimbulkan bahaya di antara peserta dan dalam situasi antar teman sebaya digunakan, sementara penggunaan bahasa kekerasan terhadap peserta dapat diminimalkan. Mayoritas peserta memiliki pikiran dan perilaku yang lebih positif untuk memenuhi kebutuhan mereka ('kekuasaan di dalam diri'). Mereka juga cenderung berhenti mengintimidasi orang lain ('kekuasaan atas') untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Lebih dari setengah responden berbagi cerita tentang memberdayakan orang lain ('kekuasaan untuk') dan kolaborasi dengan orang lain ('kekuasaan bersama') dalam pemecahan masalah (Kashtan 2002; Rosengbert 2015).

Temuan menunjukkan adanya perubahan dalam menangani kekuasaan yang sah dan norma serta bias sosial hegemonik, dan menunjukkan bahwa kebebasan orang dalam interaksi di antara berbagai hubungan diperkuat. Oleh karena itu, sangat penting bagi pembangunan internasional untuk membebaskan rakyat dari kekuasaan yang mereka perjuangkan. Dalam konteks isu global yang membutuhkan kolaborasi antara masyarakat politik, ekonomi, dan sipil, NVC dapat memicu kritik sosial yang konstruktif. Pada akhirnya, praktik NVC sangat penting bagi organisasi untuk mempromosikan kearifan kolektif guna memenuhi kebutuhan individu sebagai kontributor penting melalui misi organisasi dalam memenuhi kebutuhan planet ini.

Terakhir, penelitian ini dapat memperluas signifikansinya di masa depan dengan menyelidiki lebih lanjut dampak 'kekuasaan ahli' pada praktik NVC.