Langsung ke konten utama

Komunikasi Tanpa Kekerasan

Penggalian kembali etika otentisitas melalui dialog

Artikel Jurnal Akademik karya Nosek, M. dalam Bahasa Inggris (2012)
Etika Keperawatan, 19(6), 829-837

Charles Taylor menyerukan pemulihan etika otentisitas yang telah terdistorsi dalam gagasan modern tentang otonomi dan pemenuhan diri. Melalui pertukaran dengan orang lain yang penting bagi kita, ia mengusulkan bahwa identitas manusia berkembang melalui penggunaan bahasa yang kaya yang diselimuti cakrawala makna bersama. Pengembangan ikatan dialogis ini di luar tujuan instrumental semata, bersamaan dengan pengakuan martabat manusia dalam diri setiap orang, dapat mencegah kejatuhan cita-cita otentisitas.

Komunikasi tanpa kekerasan memungkinkan dialog yang terampil dengan orang lain yang diliputi rasa penting bersama dan mendukung pengembangan identitas yang bermakna—identitas yang terbentuk melalui kesadaran akan apa yang ada di luar diri sendiri. Tujuan artikel ini adalah untuk membuktikan bahwa komunikasi tanpa kekerasan memfasilitasi pemulihan etika otentisitas. Narasi dari jurnal mahasiswa keperawatan tentang penggunaan keterampilan komunikasi tanpa kekerasan akan digunakan untuk mendukung argumen tersebut.