Pengaruh Program Komunikasi Tanpa Kekerasan terhadap Empati, Komunikasi, Hubungan Interpersonal, dan Kemampuan Komunikasi Tanpa Kekerasan pada Mahasiswa Kuliah Malam
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh program komunikasi tanpa kekerasan terhadap empati, komunikasi, hubungan interpersonal, dan kemampuan komunikasi tanpa kekerasan pada mahasiswa yang mengikuti perkuliahan malam.
Metode: Untuk tujuan ini, sebuah studi desain eksperimental post-mortem kelompok tunggal dilakukan pada 17 mahasiswa malam di C College di Kota C. Program ini terdiri dari 13 sesi selama 90 menit sekali seminggu, dan data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pelatihan. Analisis data dilakukan dengan uji T sampel yang sesuai menggunakan SPSS/WIN 26.0.
Hasil: Program komunikasi tanpa kekerasan terbukti meningkatkan kemampuan empati (t=7,50, p=0,000), kemampuan komunikasi (t=8,16, p=0,000), kemampuan interpersonal (t=5,35, p=0,000), dan kemampuan komunikasi tanpa kekerasan (t=5,41, p=0,000) pada mahasiswa malam. Hal ini membuktikan bahwa program komunikasi tanpa kekerasan merupakan program pendidikan yang efektif yang dimulai dengan berempati pada diri sendiri dan orang lain, berkomunikasi dengan orang lain melalui mendengarkan dan berbicara, serta meningkatkan keterampilan interpersonal dengan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain melalui permintaan diri sendiri dan orang lain, bukan dengan paksaan.
Kesimpulan: Studi ini menunjukkan efektivitas Program Komunikasi Tanpa Kekerasan dalam meningkatkan empati, komunikasi, kemampuan interpersonal, dan komunikasi tanpa kekerasan pada mahasiswa kuliah malam. Di masa mendatang, diperlukan studi pemanfaatan berbasis LMS untuk menyediakan program pendidikan berkelanjutan bagi mahasiswa kuliah malam.