Pengaruh Pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan terhadap Efikasi Diri Pengasuhan dan Kesejahteraan Psikologis pada Ibu Anak dengan Gangguan Pendengaran
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh program komunikasi tanpa kekerasan terhadap efikasi diri pengasuhan dan kesejahteraan psikologis pada ibu anak-anak dengan gangguan pendengaran. Penelitian ini merupakan penelitian semi-eksperimental dengan desain pre-test, post-test dengan kelompok kontrol. Jumlah total populasi statistik adalah 49 orang, 30 ibu dipilih dari sekolah-sekolah inklusi di kota Isfahan menggunakan metode pengambilan sampel acak dan secara acak dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing-masing terdiri dari 15 orang. Pengukuran Efikasi Diri Pengasuhan Dumka dkk. dan Kesejahteraan Psikologis Ryff digunakan untuk penilaian seluruh peserta. Kelompok eksperimen mengikuti intervensi dalam 8 sesi selama 45 menit dan satu sesi setiap minggu. Kemudian kedua kelompok dievaluasi dengan skala yang sama.
Data dianalisis dengan analisis kovarians univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program komunikasi tanpa kekerasan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap efikasi diri pengasuhan dan kesejahteraan psikologis pada kelompok eksperimen.
Karena intervensi tersebut meningkatkan efikasi diri pengasuhan dan kesejahteraan psikologis pada ibu-ibu dari anak-anak dengan gangguan pendengaran, maka perencanaan intervensi ini memiliki peran penting dalam peningkatan efikasi diri pengasuhan dan kesejahteraan psikologis para ibu.
Kata kunci: Gangguan pendengaran, komunikasi tanpa kekerasan, kesejahteraan psikologis, efikasi diri