Langsung ke konten utama

Komunikasi Tanpa Kekerasan dan hubungan perkawinan

Efektivitas Program Komunikasi Pasangan yang Berfokus pada Emosi di Kalangan Pasangan Filipina

Artikel Jurnal Akademik oleh Vazhappilly, JJ, Reyes, MES dalam Bahasa Inggris (2017)
Studi Psikologi, 62(3), 275–283

Komunikasi Tanpa Kekerasan (Non-Violent Communication/NVC), yang dikembangkan oleh Dr. Marshall B. Rosenberg, mendorong hubungan intra- dan interpersonal melalui komunikasi yang empatik dan penuh kasih sayang. Metode ini telah digunakan dan terbukti efektif di berbagai lingkungan seperti sekolah, pusat perawatan kesehatan, penjara, dan lembaga restoratif dan rehabilitatif. Namun, penggunaan NVC dalam bidang hubungan perkawinan masih relatif sedikit.

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas program intervensi, Program Komunikasi Pasangan Berfokus pada Emosi (EFCCP) dalam konteks Filipina. EFCCP, yang merupakan program intervensi yang dikembangkan oleh para peneliti berdasarkan konstruk NVC, telah terbukti efektif dalam penelitian sebelumnya yang melibatkan pasangan di konteks India. 

Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki efektivitas versi singkat program tersebut dalam konteks Filipina dan untuk menguji apakah program tersebut sesuai secara budaya bagi pasangan suami istri Filipina. Skala Komunikasi Relasional dan Tes Penyesuaian Perkawinan Locke-Wallace digunakan untuk mengukur tingkat komunikasi dan kepuasan perkawinan di antara pasangan. Versi Singkat EFCCP diberikan kepada kelompok yang terdiri dari 12 pasangan selama 3 minggu, dan hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam tingkat komunikasi dan kepuasan perkawinan pasangan di antara para peserta.

Hasil ini memberikan indikasi yang cukup tentang efektivitas Versi Singkat EFCCP dalam meningkatkan komunikasi dan memperkaya kualitas pernikahan di antara pasangan di berbagai lingkungan.