Meneliti Keterampilan Komunikasi Tanpa Kekerasan sebagai Alat untuk Mengelola Kecemasan dan Kepercayaan Diri dalam Membangun Komunikasi yang Efektif dalam Pertemuan Interpersonal yang Sulit
Orang yang ceroboh dan tidak jujur (dua dari tiga sifat yang disebut 'sifat mimpi buruk') cenderung terlibat dalam konflik atau agresi relasional, yang dapat berdampak buruk pada kinerja tim dan efektivitas organisasi. Kecerobohan dan ketidakjujuran kemungkinan akan memengaruhi manajemen kecemasan/ketidakpastian (AUM) orang lain, yang pada gilirannya terkait dengan efektivitas komunikasi.
Studi ini mengeksplorasi efektivitas komunikasi tanpa kekerasan (NVC) untuk manajemen kecemasan/ketidakpastian guna mendorong komunikasi yang efektif dalam menghadapi orang-orang yang ceroboh dan/atau tidak jujur. Hipotesisnya adalah bahwa NVC secara positif memengaruhi efektivitas komunikasi yang dirasakan melalui AUM (Ambiguity Management of Uncertainty).
Selanjutnya, efek NVC terhadap AUM diduga bergantung pada kecerobohan dan ketidakjujuran. Survei daring berbasis skenario didistribusikan kepada mahasiswa dan orang-orang di dunia kerja di Jerman dan Belanda (n = 60). Hasilnya menunjukkan bahwa NVC berhubungan dengan komunikasi yang efektif tetapi hubungan ini tidak dimediasi oleh AUM. Selain itu, kecerobohan dan ketidakjujuran sangat (dan positif) memprediksi AUM. 7
Hasil ini menunjukkan bahwa NVC merupakan pendekatan komunikasi yang berharga tidak hanya untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif, tetapi juga untuk membantu mengurangi kesalahpahaman.