Meningkatkan Empati dan Keterampilan Penyelesaian Konflik melalui Pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan (NVC) pada Orang Dewasa dan Remaja Latino
Latar Belakang: Anak-anak imigran Latino sering kali terombang-ambing antara kampung halaman mereka dan komunitas baru. Memiliki hubungan interpersonal yang suportif meningkatkan ketahanan terhadap perilaku kenakalan dan kekerasan yang timbul dari tantangan imigrasi. Komunikasi yang menumbuhkan empati dapat meningkatkan penyelesaian konflik dan hubungan yang suportif.
Tujuan: Penelitian partisipatif berbasis komunitas (CBPR) dilakukan untuk mengevaluasi dampak pelatihan komunikasi tanpa kekerasan (NVC) pada orang dewasa dan remaja Latino.
Metode: Empat sesi Komunikasi Tanpa Kekerasan (NVC) diberikan oleh pelatih dwibahasa Latino untuk orang dewasa dan remaja Latino. Kelompok fokus sebelum dan sesudah pelatihan mengevaluasi efektivitas pelatihan.
Hasil: Tiga tema muncul dari kelompok fokus pasca pelatihan untuk orang dewasa—menempatkan diri pada posisi orang lain, membuat perubahan, dan belajar dalam komunitas. Para pemuda merefleksikan cara-cara baru untuk mengelola konflik dan memahami emosi.
Pelajaran yang didapat: Tim peneliti yang terintegrasi dalam komunitas meningkatkan keberhasilan. Namun, kehadiran peserta yang tidak konsisten menghalangi analisis kuantitatif.
Kesimpulan: Benih telah ditanam di komunitas Latino ini untuk potensi proyek-proyek di masa depan.