Langsung ke konten utama

Kualitas hidup terkait kesehatan pada orang dengan depresi

Perbandingan antara intervensi sebelum dan sesudah dengan populasi umum yang seusia di Vietnam

Artikel Jurnal Akademik oleh Hoa, Truong Thi My., Ngan, Tran Thu., Mai, Vu Quynh., Minh, Hoang Van. dalam bahasa Inggris (2024)
BMC Psychol 12, 565 (2024)

Latar Belakang: Penelitian tentang kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) pada penderita depresi masih sangat terbatas, begitu pula kurangnya bukti tentang intervensi manajemen diri yang didukung (SSM) untuk depresi terhadap HRQoL di Vietnam. Studi ini bertujuan untuk membandingkan HRQoL penderita depresi dan orang-orang seusia di populasi Vietnam, mengevaluasi efek intervensi Tele-SSM terhadap HRQoL, dan meneliti hubungan antara perubahan skor HRQoL dan kesejahteraan kesehatan mental (depresi, kecemasan, dan stres).

Metode: Studi ini merupakan studi pra- dan pasca-intervensi yang melibatkan orang dewasa Vietnam berusia 18–64 tahun yang memiliki gejala depresi (skor ≥ 5 poin pada PHQ-9). Partisipan (N = 58) menyelesaikan Tele-SSM - intervensi manajemen diri yang didukung yang menggabungkan terapi perilaku kognitif dan komunikasi tanpa kekerasan serta menggunakan pendekatan pengalihan tugas. Untuk membandingkan dengan populasi umum, kami melakukan pencocokan 1 banding 1 berdasarkan usia dengan studi penilaian EQ-5D-5L dengan sampel representatif nasional dari populasi umum Vietnam.

Hasil: Kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) secara signifikan terganggu pada orang dengan depresi dibandingkan dengan populasi umum yang seusia. Mengenai profil kesehatan, peserta melaporkan kesulitan terbesar dalam aktivitas sehari-hari, nyeri/ketidaknyamanan, dan dimensi kecemasan/depresi. Peningkatan signifikan diamati pada skor HRQoL pasca-intervensi dibandingkan dengan pra-intervensi baik pada skor EQ-VAS (dari 59,84 menjadi 79,48) maupun skor utilitas (dari 0,79 menjadi 0,09). Hasil ini tetap lebih rendah daripada populasi umum yang seusia (skor EQ-VAS = 83,28, skor utilitas = 0,96). Depresi dikaitkan dengan HRQoL yang lebih rendah setelah mengontrol stres, gejala kecemasan, dan karakteristik sosiodemografis.

Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) secara signifikan terganggu pada orang dengan depresi dan berkontribusi dalam memberikan bukti empiris tentang intervensi Tele-SSM dalam meningkatkan HRQoL. Uji coba terkontrol secara acak lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi biaya dari intervensi Tele-SSM.