Langsung ke konten utama

Mengembangkan Program Pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan dan Mengevaluasi Efektivitasnya terhadap Adaptasi Sosial dan Efikasi Diri Akademik Siswa Laki-laki yang Agresif

Artikel Jurnal Akademik oleh Sobhani Najafabadi, Azaam., Fadavi, Mahbobeh Sadat., Mahdad, Ali. dalam bahasa Inggris (2024)
Jurnal Studi Psikologi Remaja dan Pemuda, KMAN Publication Incorporation, 5(8)

Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengembangkan program pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan dan mengevaluasi efektivitasnya terhadap adaptasi sosial dan efikasi diri akademik siswa laki-laki yang agresif. 

Metode dan Bahan: Metode penelitian mencakup bagian kualitatif menggunakan analisis tematik dengan pendekatan deduktif dan bagian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental, termasuk pra-uji, pasca-uji, kelompok kontrol, dan periode tindak lanjut selama dua bulan. Populasi statistik pada bagian kualitatif terdiri dari artikel, buku, dan disertasi yang berkaitan dengan teori Komunikasi Tanpa Kekerasan, dan pada bagian kuantitatif, mencakup siswa laki-laki agresif di kelas dua sekolah dasar (usia 9 hingga 12 tahun) di kota Isfahan selama tahun ajaran 2023-2024. Sebanyak 36 siswa laki-laki agresif dipilih secara sengaja dan secara acak dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (18 siswa per kelompok). Kelompok eksperimen menerima program pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan selama sepuluh sesi berdurasi 75 menit yang berlangsung selama sepuluh minggu. Kuesioner Agresi (AQ) (Eysenck & Wilson, 1975), Kuesioner Adaptasi Sosial (SAQ) (Sinha & Singh, 1993), dan Kuesioner Efikasi Diri Akademik (ASEQ) (Jinks & Morgan, 1999) digunakan dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan analisis varians campuran dengan perangkat lunak SPSS versi 23. 

Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan memiliki validitas isi yang memadai menurut para ahli. Selain itu, program ini secara signifikan berdampak pada adaptasi sosial (P < 0,05). 

Kesimpulan: Program pelatihan Komunikasi Tanpa Kekerasan dapat digunakan sebagai metode efektif untuk meningkatkan adaptasi sosial dan efikasi diri akademik siswa laki-laki yang agresif.