Mengevaluasi Efektivitas Strategi Komunikasi Pemerintahan Buhari dalam Mengelola Aksi Protes IPOB oleh Warga Wilayah Tenggara
Studi ini mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi pemerintahan Buhari dalam mengelola agitasi IPOB oleh penduduk wilayah tenggara. Dua tujuan utama studi ini adalah untuk mengetahui kesadaran penduduk wilayah tenggara tentang strategi komunikasi yang digunakan pemerintahan Buhari dalam mengelola agitasi IPOB; dan untuk menyelidiki penilaian penduduk wilayah tenggara tentang kesesuaian strategi komunikasi yang digunakan pemerintahan Buhari dalam mengelola agitasi IPOB. Studi ini didasarkan pada Teori Atribusi Konflik. Hal ini karena teori ini berfokus pada bagaimana orang menarik kesimpulan tentang alasan-alasan penting di balik perilaku manusia.
Studi ini meninjau strategi komunikasi yang terlibat dalam manajemen konflik, yaitu: mendengarkan aktif, klarifikasi, empati, kolaborasi, negosiasi, Komunikasi Tanpa Kekerasan, kepekaan budaya, ketegasan, dan saluran komunikasi yang efektif. Studi ini menyimpulkan bahwa pemerintahan Buhari perlu lebih strategis dan kreatif dalam pendekatan komunikasinya untuk mengelola agitasi IPOB. Studi ini merekomendasikan bahwa evaluasi strategi komunikasi pemerintahan Buhari harus menilai efektivitas strategi komunikasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat kesadaran, kepercayaan, dan keyakinan di antara penduduk wilayah Tenggara sebelum dan sesudah implementasi strategi, serta menganalisis tingkat misinformasi dan propaganda tentang tindakan pemerintah.