Berkomunikasi dengan penuh kasih sayang
Analisis faktor eksploratori dan proses validasi primer dari Skala Komunikasi Penuh Kasih Sayang
Disertasi Doktoral oleh Ramos Salazar, L. dalam Bahasa Inggris (2013)
Universitas Negeri Arizona. Repositori Digital Universitas Negeri Arizona
Tujuan disertasi ini adalah untuk mengembangkan Skala Komunikasi Penuh Kasih Sayang (Compassionate Communication Scale/CCS) dengan melakukan serangkaian studi. Studi pertama menggunakan data kualitatif untuk mengidentifikasi dan mengembangkan item skala awal. Serangkaian studi lanjutan menggunakan analisis faktor eksploratif untuk menyelidiki struktur mendasar dari CCS. Struktur tiga faktor muncul , yang meliputi: percakapan penuh kasih sayang , seperti mendengarkan, membiarkan orang yang sedang menderita mengungkapkan perasaannya, dan memberikan komentar yang empatik ; sentuhan penuh kasih sayang , seperti memegang tangan seseorang atau menepuk punggung seseorang; dan pesan penuh kasih sayang, seperti memposting pesan yang memberi semangat di situs jejaring sosial atau mengirim email yang simpatik.
Studi selanjutnya menguji validitas konvergen dan divergen dengan menentukan bagaimana ketiga bentuk komunikasi penuh kasih sayang berhubungan dengan berbagai sifat.
Percakapan penuh kasih sayang berhubungan positif dengan kasih sayang, kepedulian empatik, pengambilan perspektif, kecerdasan emosional, ekspresivitas sosial, ekspresivitas emosional,dan kebajikan, serta berhubungan negatif dengan agresivitas verbal dan narsisme.
penuhkasih sayang berkorelasi positif dengan kasih sayang, kepedulian empatik, pengambilan perspektif, kecerdasan emosional, ekspresivitas sosial, ekspresivitas emosional, dan kebajikan, serta tidak berkorelasi dengan agresivitas verbal dan kebajikan.
Terakhir, pesan yang penuh empati berkorelasi positif dengan ekspresivitas sosial, ekspresivitas emosional, dan tidak berkorelasi dengan agresivitas verbal dan narsisme.
Studi selanjutnya berfokus pada validasi silang dan validitas terkait kriteria .
Korelasi yang menunjukkan bahwa laporan diriseseorangtentang komunikasi penuh kasih sayang berhubungan positif dengan laporan teman atau pasangan romantis tentangkomunikasimemberikan validasi silang.Uji validitas komunikasiapakahterkait kriteria meneliti penuh kasih sayang memprediksi kepuasan relasional. Analisis regresi mengungkapkan bahwa orang lebih puas secara relasional ketika mereka menganggap diri merekamenggunakan percakapan penuh kasih sayang, ketika mereka menganggap pasangan mereka menggunakan percakapan penuh kasih sayang, dan ketika pasangan mereka melaporkan menggunakan percakapan penuh kasih sayang . Temuan ini tidak berlaku untuk sentuhan penuh kasih sayang atau pesan penuh kasih sayang. Bahkan, dalam satu analisis regresi, orang melaporkan kepuasan relasional yang lebih tinggi ketika mereka menganggap bahwa pasangan mereka menggunakan tingkat percakapan penuh kasih sayang yang tinggi dan tingkat sentuhan penuh kasih sayang yang rendah.
Secara keseluruhan, analisis menunjukkan bahwa dari tiga bentukkomunikasi penuh kasih sayang, percakapan penuh kasih sayang paling kuat kaitannya dengan kepuasan relasional. Bersama-sama, rangkaian studi ini memberikan bukti awal tentang validitas CCS (Comprehensive Communication Scale).