Langsung ke konten utama

Model struktural untuk efektivitas Komunikasi Tanpa Kekerasan dalam pendidikan terhadap kemajuan akademik, efikasi diri, dan optimisme akademik peserta didik yang terlambat belajar dengan peran mediasi metodologi pengajaran

Artikel Jurnal Akademik oleh Bahman Nematpour mooneh., Mohammad hosein Zarei. dalam Bahasa Inggris (2025)
Jurnal Triwulanan Pemikiran Baru Pendidikan, Januari 2025, 20(4)

Penelitian deskriptif korelasional ini bertujuan untuk menentukan efektivitas komunikasi tanpa kekerasan (NVC) dalam pendidikan terhadap kemajuan akademik, efikasi diri, dan optimisme akademik siswa yang terlambat belajar dengan peran mediasi metodologi pengajaran. Populasi penelitian terdiri dari siswa SMA di kota Landeh. Dengan menggunakan tabel Morgan, 242 partisipan dipilih dengan metode stratifikasi. Kuesioner komunikasi tanpa kekerasan dalam pendidikan karya Marshall B. Rosenberg, Skala Prestasi Akademik Pham dan Taylor, Skala Efikasi Siswa Morgan-Jinks (MJSES), Kuesioner Optimisme Akademik Siswa Tschannen-Moran, dan metode pengajaran Rajabi digunakan untuk pengumpulan data. Data dianalisis dengan regresi linier sederhana dan pemodelan persamaan struktural (SEM) menggunakan SPSS-22 dan AMOS-2020.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan peran mediasi metodologi pengajaran, NVC dalam pendidikan secara signifikan memengaruhi kemajuan akademik, efikasi diri, dan optimisme akademik siswa yang terlambat belajar di Landeh baik secara langsung maupun tidak langsung. Indeks kesesuaian model dan RMSEA sebesar 0,21 menunjukkan kecukupan model yang tinggi. Temuan ini mengungkapkan bahwa NVC dalam pendidikan meningkatkan kualitas proses pembelajaran pada siswa yang terlambat belajar, sehingga mengurangi banyak tantangan perilaku, emosional, psikologis, dan sosial. Meskipun demikian, peran faktor mediasi, seperti metodologi pengajaran, tidak boleh diabaikan, karena faktor-faktor tersebut meningkatkan efektivitas NVC dalam pendidikan dan memfasilitasi kemajuan siswa-siswa ini.